image01
Uzumaki Naruto

Sage Mode

Naruto VS Sasuke

Siapa yang Terkuat?

Uchiha Sasuke

Mangekyou Sharingan

Kamis, 18 Oktober 2012

Kebenaran Kepahlawanan Uchiha Itachi

0 komentar

Itachi Uchiha adalah tokoh antagonis dalam serial Naruto yang membunuh semua anggota klannya, uchiha kecuali adiknya, buronan yang paling dicari, ninja pelarian dan merupakan anggota Akatsuki –nama sebuah kelompok antagonis yang anggotanya merupakan para ninja pelarian yang mengkhianati desa mereka masimg-masing dan berlevelkan S (level yang sangat berbahaya)-yang terkuat.
Itachi Uchiha


Dibalik cap jahat dan antagonis yang dia terima disana terdapat keberanian yang luar biasa dan kebenaran yang sedikit demi sedikit mulai terbuka dan muncul ke permukaan.


Perlahan kebenaran tentang Itachi terungkap mulai dari sebab mengapa Itachi membunuh semua anggota klannya? dan mengapa hanya adiknya yang tidak dia bunuh? lalu apa hubungannya dengan kudeta yang dilakukan Uchiha?. Semua kejadian itu melibatkan orang-orang penting para pendiri dan petinggi Desa Konohagakure –desa dimana Itachi dibesarkan dan mendapat ilmu tentang ninja- dan Itachi berada ditengah-tengah perang dingin itu dan menjadi central bagi kepentingan masing-masing para petinggi desa.


Itachi dilahirkan pada saat dunia sedang mengalami keadaan dimana terjadi pembunuhan dimana-mana atau yang biasa kita sebut Perang Dunia Ninja III. Masa kecil Itachi dilalui dengan melihat pembunuhan dan peperangan dimana-mana dan itu membentuk kepribadian Itachi yang benci dengan peperangan dan lebih mencintai kedamaian. Kepribadian inilah yang menjadi awal dari semua kejadian diatas.
Itachi Menjadi Anbu
Setelah Perang Dunia Ninja I berakhir para pemimpin klan mulai berkoalisi dengan membentuk desa. Desa Konoha didirikan oleh Hashirama Senju (pemimpin Klan Senju) dan Madara Uchiha (pemimpin Klan Uchiha). Hashirama Senju dipilih menjadi Hokage atau pemimpin desa, meski Madara tidak setuju dan ketidaksetujuan itu menimbulkan polemik. Setelah beberapa tahun kemudian para pemimpin uchiha mulai merasakan keadaan yang tidak nyaman dengan situasi politik yang terjadi beberapa tahun belakang di Konoha, dengan terpilihnya semua hokage dari kalangan senju. Dengan keadaan yang serba tak tentu, mereka membuat suatu kesimpulan bulat bahwa secara perlahan senju dan sekutunya akan menggulingkan uchiha dari panggung politik bahkan membuang uchiha dari tanah konoha. Oleh karena kesimpulan itu uchiha akan berkudeta untuk merebut konoha dari penguasa senju. Rencana kudeta uchiha terendus oleh para petinggi konoha hingga Hokage Sarutobi (murid adik Hashirama Senju). Perang Dingin Konoha pun dimulai dan Itachi menjadi aktor utama dalam perang dingin itu.


Dengan rencana kudeta uchiha ini para petinggi konoha mengadakan rapat dan membuat kesepakatan untuk menghilangkan nama uchiha dari tanah konoha (Hokage Sarutobi tidak menyetujui rencana ini). Untuk menjalankan rencana ini petinggi konoha melibatkan dan memberi perintah pada Itachi Uchiha yang kebetulan bertugas menjadi Anbu –polisi yang kewenangannya dibawah perintah langsung hokage- pada waktu itu. Mengapa harus Itachi? Apakah karena Itachi bagian dari anbu? Atau karena Itachi mempunyai catatan baik dalam misi-misinya bersama anbu? Oh... mungkin karena Itachi ninja terbaik dan menjabat sebagai ketua anbu pada usia 17 tahun? Tapi itu semua tidak logis... Itachi bagian dari klan uchiha tapi petinggi konoha memberi perintah untuk menghapus nama uchiha? Apakah petinggi konoha tidak menyadarinya atau ada unsur kesengajaan didalamnya? Konspirasi apakah ini?


Di pihak lain uchiha sudah mencapai tahap akhir dalam pembuatan strategi untuk kudeta. Ketua dalam perencanaan ini adalah Fugaku, ayah Itachi, untuk memuluskan rencana kudeta ini Fugaku memberi perintah pada Itachi untuk memata-matai konoha. Lagi-lagi Itachi? Mengapa Itachi? Apakah sebegitu hebatnya Itachi hingga tidak ada pilihan lain? Atau karena Itachi anak dari ketua? Atau mungkin karena Itachi menjabat sebagai ketua anbu dan otomatis menjadi yang paling dekat dari uchiha dengan petinggi dan hokage? 

Aksi Itachi Dalam Membantai Klan Uchiha
Mungkin itu benar...
Perang Dingin Konoha mendekati tahap akhir...
Gunung-gunung konoha memberi peringatan AWAS dan siap meletus...
Itachi Uchiha dijebak dalam pilihan yang sulit...
Uchiha atau Konoha...
Dengan perasaan yang tak menentu, Itachi membuat suatu keputusan dengan menyadari segala resiko yang akan dia tanggung sendiri untuk mengakhiri ini dan untuk meredamkan kembali gunung-gunung konoha yang hampir meletus.
Itachi memilih mengikuti perintah petinggi konoha...
Itachi memilih konoha...


Mengapa?
Sekali lagi mengapa? Mengapa? Mengapa?
Apakah tidak ada pilihan lain agar tidak ada kerugian di kedua pihak khususnya Itachi? Seperti diplomasi... Hokage Sarutobi sempat menawarkan jalur diplomasi tapi... itu semua terlambat... dan terjadilah...


Dari misi yang dia terima hanya adiknya, Sasuke yang tidak dia bunuh bukan karena unsur ketidak sengajaan atau karena sasuke adiknya yang masih kecil tetapi karena suatu alasan yang jelas.


Dengan membawa hinaan, cemoohan, cacian dari penduduk konoha bahkan dunia ninja Itachi pergi meninggalkan konoha dengan luka yang menyayat hati. Itachi menyadari bahwa ini resiko yang dia harus terima dan tanggung sendiri. Ninja biadab yang membantai semua anggota klannya, ninja pelarian, buronan kelas kakap, penjahat dunia, bahkan ninja gila itu semua cemoohan dari mereka yang tidak tahu apa masalah sebenarnya.
Itachi tersenyum dalam tangis...Itachi bahagia dalam sedih
Mengapa Itachi tidak menolak perintah ini?
Mengapa Itachi mengkhianati klannya sendiri, uchiha?
Kepribadian Itachi yang terbentuk untuk selalu cinta akan kedamaian dan benci dengan peperangan adalah jawaban yang logis.
Para petinggi konoha menyadari akan hal itu dan memanfaatkan kepribadian Itachi. Itachi tidak ingin timbul peperangan lagi apalagi disebabkan oleh klannya sendiri. Apabila Itachi memilih mengikuti alur kudeta uchiha dan tidak membocorkan informasi maka akan timbul perang saudara antara senju dan sekutu melawan uchiha, ini mengakibatkan stabilitas Desa Konoha dan Negara HI –negara tempat berdirinya Desa Konoha- terancam dan itu memberi kesempatan pada desa atau negara lain untuk menyerang dan lebih dahsyatnya lagi akan timbul Perang Dunia Ninja IV. Itachi berpikir sampai sejauh itu, dia mempertimbangkan baik buruknya sendiri, dia mengorbankan dirinya sendiri dan klannya untuk kedamaian dunia untuk meredam sisa–sisa api peperangan yang hampir menyala kembali. Jadi, tidak ada yang bisa disalahkan dengan keputusan yang diambil Itachi yang benci akan peperangan. Meskipun harus membunuh ‘dirinya sendiri’.
Itachi Saat Meninggalkan Sasuke
Itachi ingin menutupi aib klannya yang berkudeta dengan mengorbankan dirinya sendiri. Dia ingin menutup sejarah klannya dengan tangannya sendiri dan berharap uchiha dikenal dan dikenang sebagai “Klan Terhormat yang Dibantai oleh Anggotanya Sendiri” bukan sebagai “Klan Pemberontak yang ingin Menyulut Api Peperangan”.


Itachi berharap tidak ada yang mengetahui tentang kebenarannya khususnya adik yang dia sayangi melebihi desanya, Sasuke dan dia berharap Sasuke akan membalas dendamkan klannya dengan membunuh dirinya. Dengan begitu dia akan lebih tenang dalam kematiannya. Dan tersenyum dalam kematiannya.

Pengorbanan Itachi sebagai ganti kedamaian dunia
Menanggung celaan sebagai ganti pujian
Menanggung aib sebagai ganti kehormatan
Itachi dikenal dan dikenang sebagai penjahat... sebagai ganti dari pahlawan...


Apakah kita masih berpikir bahwa Itachi Uchiha tokoh antagonis?


Setelah membaca cerita diatas kita dapat mengambil makna dan pesan seperti apa itu pahlawan sejati? Apa itu pemenang?


Pahlawan sejati lahir ketika dia mampu dan harus mempunyai karakter yang kuat dalam mendukung perubahan ke arah yang lebih baik, adanya kedamaian diri dan sikap rendah hati, mempunyai daya tahan dalam menghadapi kesulitan dan tantangan, mempunyai misi dan visi yang jelas dan yang terpenting adalah tanpa memandang eksistensi diri.
Sekali lagi tanpa memandang eksistensi.


Dan biasanya orang tidak mengetahui keberadaan mereka, para pahlawan sejati...
Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari cerita diatas untuk lebih mendahulukan kepentingan umum dibandingkan kepentingan individu maupun kelompok, rela untuk berkorban demi kedamaian, dan semoga kita termasuk dalam kriteria “Pahlawan Sejati”. Amin

Leave a Reply